Dekan Fakultas Psikologi UNM Sebut Mahasiswa Baru Harus Memiliki Kompetensi dan Profesionalisme

  • PDFPrintE-mail

Fakuktas Psikologi, Universitas Negeri Makassar (UNM), menggelar kuliah umum perdana kepada mahasiswa baru psikologi dengan membahas revolusi industri 4.0 serta society 5.0 di Gedung Teater, Senin (19/8).

Dekan Psikologi UNM, Prof. Dr. Muhammad Jufri, S.Psi., M.Si mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan bekal kepada mahasiswa baru untuk dimasa depan. Apalagi kuliah perdana sebagai awal pengenalan.

 

“Kita ini kan selalu ingin mahasiswa berpikir proaktif untuk tidak puas dengan apa yang dia saksikan. Karena dunia ini terus berubah terus berkembang tuntutan perubahan juga terus berubah terus berkembang, maka kita harus siapkan untuk bisa beradaptasi dengan perubahan,” kata Prof Jufri.

Ia menambahkan mahasiswa tidak boleh tinggal diam dalam menatap masa depan. Ia mengaku mengangkat topik society 5.0 agar mahasiswa baru sudah punya kesiapan.

“Jadi masuk ke topik society 5.0 ini supaya mahasiswa baru lebih siap dan punya sudah berkiprah di mana-mana dan dia bisa menunjukkan kesuksesan,” jelasnya.

“Kita datangkan alumni bisa menjadi model dan motivasi bagi para juniornya bahwa mereka waktu kuliah akhirnya mereka suskes bisa menduduki posisi-posisi saat ini karena tekun belajar dan lainya,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga turut mengundang pengurus Himpunan Psikologi Indonesia pusat dan sebagai ketua LPS lembaga sertifikasi profesi memberikan materi kepada mahasiswa baru.

“Harapan saya supaya mahasiswa ini juga tahu bahwa ke depan ini tidak ada kata lain kecuali kita harus membangun kompetensi kompetensi dan bukti bahwa dia punya kompetensi. Dia harus punya sertifikat kompetensi,” terangnya.

“Hal ini karena kita ada psikologi untuk pembentukan tempat uji kompetensi namanya, jadi alumni kita nanti sebelum dia keluar dia harus diuji kompetensi dan dia sudah boleh memiliki sertifikat keahlian. Itulah modalnya dia nanti selain surat keterangan pendamping ijazah,” pungkasnya.