Artikel

Budaya Psikologi

  • PDFPrintE-mail

Fakultas Psikologi UNM melakukan berbagai aktivitas menyentuh berbagai ranah kehidupan. Dikatakan menyentuh berbagai ranah kehidupan karena Fakultas Psikologi UNM tidak hanya berfokus pada ranah pengembangan akademik, namun juga menyentuh hingga keranah sosial dan alam. Hal kecil tentang perasaan sampai ke perilaku disentuh, yakni dimulai dari penerapan budaya senyum, buang sampah pada tempatnya, pakaian yang rapih, area dilarang merokok, hingga keranah dilarang pacaran telah diatur dan dibudayakan demi kenyamanan serta keramah tamahan pemandangan lingkungan fakultas. Fakultas Psikologi dalam peningkatannya tidak hanya dari segi fasilitas sarana dan prasarana yang terstandar dengan baik, namun juga menciptakan pelayanan yang baik dan bersifat humanistic. Hal tersebut dilakukan mulai dari Ibu/bapak cleaning servis, security, pelayanan tata usaha hingga ke interaksi dalam kelas. Fakultas Psikologi UNM bahkan memiliki berbagai pengembangan minat yang dituangkan dalam lingkup kelembagaan keluarga kemahasiswaan dan juga terdapatnya berbagai komunitas. Adanya tempat penyaluran minat dan bakat mahasiswa, menjadikan Fakultas Psikologi UNM tidak terfokus pada akademik saja namun dapat berkreasi dalam minat dan bakat serta dapat melatih softskill dan problem solving dalam berkelembagaan. Adanya wadah pengembangan ini menghasilkan berbagai prestasi yang dipersembahkan oleh mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Psikologi mulai tingkat lokal hingga internasional.

Berbagai upaya maksimal telah dilakukan oleh seluruh keluarga besar Psikologi UNM agar dapat menjadi fakultas yang dapat membuat siapapun yang bertandang ke rumah kami dapat menjadi nyaman dan tenteram, tidak hanya bersumber dari visualisasi fasilitas kampus saja namun juga merasakan keramahan dari interaksi jiwa jiwa yang ada dilingkungannya. Dikatakan keluarga karena Fakultas Psikologi terbiasa dengan sikap sikap kekeluargaan didalam lingkungannya. Kata ayahanda maupun ibunda, kakanda ataupun adinda memperhangat suasana keluarga Psikologi UNM. Harapan kedepannya tentunya akreditasi dapat meningkat. Tetap semangat mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan jaya dalam tantangan seperti semboyan Universitas Negeri Makassar. (Putri Sari)

Budaya Psikologi

  • PDFPrintE-mail

Fakultas Psikologi UNM melakukan berbagai aktivitas menyentuh berbagai ranah kehidupan. Dikatakan menyentuh berbagai ranah kehidupan karena Fakultas Psikologi UNM tidak hanya berfokus pada ranah pengembangan akademik, namun juga menyentuh hingga keranah sosial dan alam. Hal kecil tentang perasaan sampai ke perilaku disentuh, yakni dimulai dari penerapan budaya senyum, buang sampah pada tempatnya, pakaian yang rapih, area dilarang merokok, hingga keranah dilarang pacaran telah diatur dan dibudayakan demi kenyamanan serta keramah tamahan pemandangan lingkungan fakultas. Fakultas Psikologi dalam peningkatannya tidak hanya dari segi fasilitas sarana dan prasarana yang terstandar dengan baik, namun juga menciptakan pelayanan yang baik dan bersifat humanistic.

Penanganan Kasus Kekerasan di Kota Makassar

  • PDFPrintE-mail

 

Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar mulai tahun 2016 secara aktif bekerjasama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) serta Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) kota Makassar. Fakultas yang dipimpin oleh Prof. Dr. Muhammad Jufri, S.Psi., M.Si menjalin kerjasama dengan pemerintah kota dalam hal ini yang berkaitan langsung dengan penanganan kekerasan pada perempuan dan anak yaitu BP3A dan P2TP2A kota Makassar.

Rapat koordinasi tim dengan BP3A dan P2TP2A

Persiapan Olimpiade Psikologi Indonesia, F.Psi Adakan Audisi Calon Peserta

  • PDFPrintE-mail

 

Suasana Debat Mahasiswa Psikologi UNM di Ruang BM 101 F.Psi UNM.

 

(16/10), Menjelang Olimpiade Psikologi Indonesia ke-3 di Surabaya pada 13-14 November 2015 mendatang, Fakultas Psikologi UNM menggelar debat psikologi untuk para mahasiswanya pada 5 Oktober lalu. Kegiatan ini memiliki tujuan mengaudisi calon peserta debat dan mematangkan persiapan sebelum berlomba disana. Sebelumnya di tahun 2013, tiga mahasiswa psikologi berhasil menjadi Juara Debat Psikologi Nasional di Malang.